Tak Cukup Hanya Pandai Menata Acara Panatacara Harus Piawai Olah Bahasa dan Sastra

Posted : 16-11-23

 

Warta PPY (YOGYAKARTA) – Panatacara atau pembawa acara dituntut untuk selalu prima dalam setiap penampilannya, sehingga harus selalu melakukan pengayaan diri utamanya berkait bahasa dan sastra. Hal itulah yang melandasi DPP PPY (Dewan Pimpinan Pusat Paguyuban Panatacara Yogyakarta) menggelar Bawa Rasa Panatacara dengan tajuk “Olah Basa Sastra Panatacara”, Selasa (14/11/2023).

Menghadirkan praktisi panatacara handal sekaligus Dewan Penasihat DPP PPY, Prof. Dr. KRT Suwarna Dwijonagoro, M.Pd., bawa rasa atau dialog ini diikuti secara antusias oleh para panatacara di DIY yang tergabung dalam DPP PPY. Kegiatan yang dilaksanakan di Loman Park Hotel ini juga dibuka secara luas bagi warga masyarakat umum yang berkenan mengikuti serta disiarkan secara livestream di kanal Youtube Jogja Live.

“Banyak hal yang harus diperhatikan terkait bahasa pewara, diantaranya unggah-ungguh, pemilihan diksi disesuaikan dengan suasana acara yang dibawakan, apakah gembira (menggunakan suara euphony) ataukah suasana haru (menggunakan suara cacophony). Selain itu, basa rinengga, seperti purwakanthi, paribasan, bebasan, saloka, pepindhan, wangsalan dan sebagainya dapat digunakan untuk memperkaya diri bagi pewara, tidak terkecuali tembang,” papar Suwarna, dosen program S1, S2 dan S3 Universitas Negeri Yogyakarta ini.

Dalam bawa rasa tersebut juga diresmikan penambahan personel pengurus DPP PPY oleh Ki Abeje Janoko, Ketua DPP PPY, dengan harapan dapat memberi daya dukung bagi perkembangan organisasi. “Selain telah ada Mbah Suto sebagai Sekretaris, hari ini kami informasikan secara resmi penambahan personel sekretaris, yakni Mas Nurjayanto (Bantul) dan Mas Putra Sukoco (Sleman). Kami berharap dengan adanya restrukturisasi pengurus, khususnya sekretaris ini dapat memberikan akselerasi terwujudnya PPY anjayeng bawana,” ungkap Abeje meresmikan sekretaris yang baru. 

Kegiatan dibuka dan ditutup dengan persembahan tembang yang dibawakan oleh para anggota bersama cokekan atau gamelan ringkes yang menyemarakkan kegiatan bawa rasa tersebut. (Foto: ABJ, Kontributor: NJ)

Komentar:







 

Suwarna Dwijonagoro
19-11-2023 13:04:03
Mugi mupangati, murakabi, ngrembakaning jagad pranatacara. Aamiin
Jumiran Prayitno
16-11-2023 22:04:11
Semoga PPY DIY semakin dikenal oleh kalayak ramai sehingga PPY *ANJAYENG BAWANA*
suto
16-11-2023 21:34:27
uhuuuiii